Ada yg bertanya kenapa saya cinta bangett sama Yesus. Saya emang pantas mencintai Yesus. Kalo saya nggak mau tau tentang Yesus, saya rasa saya manusia yang nggak pantas dikasihi Yesus. Kalo bukan karena kasih KaruniaNya, mungkin saat ini maut sudah membinasakan saya. Udah banyak kesalahan dan dosa yang saya lakukan, tapi pengampunan itu selalu ada buat saya.
Saya tidak pernah hidup berkekurangan, bahkan berkali-kali saya diselamatkan Tuhan dari bahaya, dan ribuan kebaikan Tuhan saya alami dalam hidup ini. Apakah saya pantas untuk tidak peduli dan tidak mau tau tentang Yesus?????
Kita punya alasan mengapa kita harus mengasihi Yesus. DarahNya tercurah di kayu salib bukanlah dongeng kekristenan belaka dengan tujuan menarik simpati manusia. Tetapi adalah bukti bahwa Ia mau mati untuk kita karena Dia begitu mengasihi kita. Jika kita mau menghitung semua kebaikanNya dalam hidup kita, kita pantas merasa malu karena kebaikanNya terlalu banyak diberikan untuk kita. Padahal sengaja atau nggak sengaja, kita sering menyakiti Dia, melupakan bahan tidak mengakui Dia.
Jgn pernah berpikiran negatif tentag Dia, karena memang betul Ia adalah Tuhan yang tidak bercela. Jika kita merasakan bahwa kegagalan atau penderitaan kita karena Dia, maka kita salah. Setiap kegagalan, setiap penderitaan, setiap masalah dalam hidup adalah gemblengan buat kita untuk terus maju dan pembelajaran bagi kita untuk tidak pernah menyerah dalam menghadapai segala sesuatu.Ketika kita mencintai seseorang maka kita akan melakukan apapun untuk membuktikan bahwa kita mencintai dia. Demikian pula Yesus, karena Ia begitu mencintai kita maka Ia membuktikan betapa cintaNya buat kita dan selalu ingin memberikan yang terbaik untuk kita.
1 Petrus 1:8 ”Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan”
Jesus bless :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar